Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Remaja di SMP Negeri 1 Mopuya
DOI:
10.65277/opm.v2i2.65Downloads
Abstract
Masa remaja merupakan fase perkembangan yang kompleks dan krusial dalam kehidupan manusia, ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan pendidikan kesehatan reproduksi yang menyeluruh dan sesuai usia, khususnya di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMKN 1 Mopuya pada 14 Mei 2025. Kegiatan yang pertama dilakukan adalah tahap perencanaan, kemudian dilanjutkan pada tahap pelaksanaan, dan tahap terakhir adalah evaluasi. Selanjutnya tahap pelaksanaan diawali dengan melakukan pengukuran pengetahuan awal kepada peserta yang bertujuan untuk melihat pengetahuan awal peserta terkait kesehatan reproduksi. Pelaksanaan penyuluhan dilaksanakan di dalam satu ruang kelas. Penyuluhan ini dilakukan dengan metode ceramah interaktif dan tanya jawab disertai pembagian leaflet. Hasil penyuluhan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan membatasi perilaku seksual berisiko. Sebagian besar peserta menyatakan bahwainformasi yang diperoleh membuat mereka lebih sadar akan konsekuensi dari keputusan yang diambil di masa remaja. Melaluikegiatan ini, diharapkan remaja mampu menjadi pribadi yang lebih bijak dalam menjaga diri serta membangun hubungan yang sehat dan bertanggung jawab.
Keywords:
Kesehatan Reproduksi Pengetahuan Perilaku RemajaReferences
Amseke et all, V. V. (2021). Teori dan Aplikasi Psikologi Perkembangan (H. Marlina (ed.). Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
BKKBN. (2023). Profil Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
Indonesia, U. (2022). Teenage Pregnancy and Reproductive Health Report. unicef.org/Indonesia.
Kesehatan, P. (2022). Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (SKRR). Badan Litbang Kesehatan, Kemenkes RI.
Lutfi, L., & Suryati, S. (2019). Pendidikan Kesehatan Meningkatkan Pengetahuan Remaja Tentang Seksualitas. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 6(3), 654-658
Nugroho, D. &. (2022). Peran Informasi Teman Sebaya Terhadap Pengetahuan Seksual Remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
RI, K. K. (2018). Laporan Hasil Riset Jesehatan Dasar (Riskesdas). litbang.kemenkes.go.id.
RI, K. K. (2023). Infodatin Kesehatan Remaja 2023. Pusat Data dan Informasi Kesehatan.
Syamsuddin, S. D. (2023). Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi terhadap Pengetahuan pada Remaja Pubertas di SMPN 1 Kapala Pitu Tahun 2022. Jurnal Midwifery, 5(1), 27–33. https://doi.org/10.24252/jmw.v5i1.35187
WHO. (2022). Adolescent sexual and reproductive health. who.int/news-room
Wijaya, R. A., Zainab, S., & Ozanta, A. (2021). Komunikasi Pendidikan Seks Bagi Remaja Pada Keluarga Muslim Di Kelurahan Pegatan Hulu Kecamatan Katingan Kuala. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 3(2), 192-210.
License
Copyright (c) 2025 Omni Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








